
Dari dulu saya sudah tahu bahwa berbicara di depan orang banyak itu bukanlah hal yang mudah. Tapi, tetap saja dari dulu sampai sekarang saya merasa tidak siap jika harus disuruh berbicara atau bercerita di depan orang lain. Selain masalah keberanian dan ketidak percayaan diri, saya juga merasa memiliki masalah dengan kemampuan berbicara yang sistematis. Ketika ngobrol biasa dengan orang lain pun saya sering merasa menyampaikan topik yang berloncatan. Atau terkadang saya ingin menyampaikan sesuatu yang ada di otak saya tapi susah untuk dikeluarkan dalam bentuk kata-kata. Alhasil, saya seperti orang yang berbicara dengan topik yang meloncat kesana kemari.
kekurangan yang sering saya rasakan ketika sudah berpanjang lebar berbicara adalah ketidak sistemasin dalam kata-kata. Saya terlalu sering mengatakan misalnya, seperti, atau begitu. Padahal terkadang kata tersebut tidak diperlukan dalam kalimat yang saya ingin katakan dan hanya menjadi kata-kata pengganggu.
Alhamdulillah, saya bersyukur telah kuliah di Fakultas Psikologi. Disini saya tidak hanya mendapatkan pelajaran tentang manusia secara komprehensif, tetapi juga membuat saya berlatih bagaimana menjadi publik speaker yang baik di depan orang-orang. Baru saja, sya mempraktekkan hal tersebut di Ujian Tengah Smenster Mata Kuliah Pelatihan 2. Ujian yang diberikan kepada kami bukan lagi dalam bentuk tes tulis sebagaimana biasanya, tetapi kami disuruh bercerita di hadapan dosen penguji dan teman-teman. Bagaimana hasil penampilan saya?Ternyata saya tetap saja gugup, sampai-sampai dosen penguji berkata " pasti lega nih udah tampil" .
Yah..setidaknya saya sudah mencoba untuk mengalahkan segala ketakutan dan kecemasan saya ketika berbicara di depan orang lain saat ujian tersebut. Sekarang tinggal menunggu hasilnya. Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan (bagus) ya Allah....Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar